(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (8/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup rebound kuat, stabil dari gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merosot tajam setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini bangkit menguat 0,50% atau 85 poin ke level Rp 17.005 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.090. Rupiah terpantau rebound tajam dari rekor terendah terakhirnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 17.085 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.087, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.005.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merosot tajam setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; tergelincir ke sebulan terendahnya setelah berita kesepakatan gencatan senjata dua minggu perang Iran yang melepaskan dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 98,91, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,51.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi bangkit menguat 308,182 poin (4,42%) ke level 7.279,209, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat signifikan dipimpin Kospi di antara kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara AS – Iran yang menarik turun harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan menguat terbatas.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.100 – Rp16.937.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



