IHSG Jumat Ditutup Melaju 2% ke Level 7.458; Bursa Asia Berakhir Menguat, Mencermati Gencatan Senjata

101
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (10/4), terpantau menguat tajam 150,097 poin (2,07%) ke level 7.458,496 setelah dibuka naik ke level 7.379.821.

IHSG bergerak rally di hari ketiga ke level sebulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di antara investor mengamati kesepakatan gencatan senjata perang Iran yang dipandang rapuh, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan serempak menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 17.090, dengan dollar AS di pasar uang Eropa beranjak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari posisi sebulan terendahnya di tengah pasar mencerna perkembangan kesepakatan gencatan senjata perang Iran.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.080, serta terpantau masih bearish dan sempat membukukan rekor intraday terendah barunya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 72,232 poin (0,99%) ke level 7.307.821. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,830 poin (0,52%) ke level 737,730. Siang ini IHSG menguat tajam 147,869 poin (2,02%) ke level 7.455,458. Sementara LQ45 terlihat naik 1,54% atau 11,310 poin ke level 745,210.

IHSG kemudian bertahan melandai dan ditutup menguat signifikan 150,097 poin (2,07%) ke level 7.458,496. Sementara LQ45 terlihat naik 1,76% atau 12,920 poin ke level 746,820. Tercatat saat ini sebanyak 485 saham naik, 181 saham turun dan 153 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,84%, dan Hang Seng yang naik 0,55%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally ke sekitar sebulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di antara investor mengamati kesepakatan gencatan senjata perang Iran yang dipandang rapuh, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan serempak menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi sebentar dengan bias tetap bullish, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.766 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,019 dan bila tembus ke level 6,917.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group