Nikkei 13 April Retreat dari Tertinggi 5 Pekan Imbas Gagalnya Negoisasi AS-Iran

130
nikkei

(Vibiznews – Index) – Lonjakan saham di bursa Jepang pekan lalu tidak berlanjut pada perdagangan hari Senin (13/4/2026) dikarenakan memburuknya sentimen global pasca gagalnya negoisasi AS-Iran di Pakistan.

Indeks harian Nikkei retreat dari posisi tertinggi dalam 5 pekan yang tertekan oleh anjloknya saham-saham kapital besar.

Sentimen juga dibebani oleh pengumuman Presiden Donald Trump memblokade Selat Hormuz dan dilaporkan mempertimbangkan serangan baru terhadap Iran.

Sementara itu imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun acuan naik menjadi sekitar 2,49%, level tertinggi sejak 1997, karena melonjaknya biaya energi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan dalam waktu dekat.

Menteri Ekonomi Ryosei Akazawa diberitakan  mencatat bahwa kebijakan moneter BOJ dapat digunakan sebagai alat untuk mengekang inflasi dengan mendukung penguatan yen.

Indeks harian Nikkei turun 0,88% dan ditutup pada 56.430, demikian untuk indeks Topix turun 0,45% menjadi 3.723,01.

Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 turun 0,49% pada posisi 56580.

Saham-saham yang membebani  Nikkei seperti  seperti Furukawa Electric (-1,1%), Tokyo Electron (-3,6%), Sumitomo Electric (-6,2%), Ibiden Co (-5,1%), dan Sony Group (-2,2%).