IHSG Jumat Siang Tergelincir 3,1% ke Level 7.153; Bearish Hari Kelima, 2 Minggu Terlemahnya

118
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (24/4), terpantau tergelincir tajam 225,753 poin (3,06%) ke level 7.152,853 setelah dibuka turun ke level 7.341.771.

IHSG bergerak bearish di hari kelima ke level 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya dibuka mixed bias melemah di antara kekhawatiran investor atas ketidakpastian situasi geopolitik sekalipun terdapat perpanjangan gencatan senjata Israel – Lebanon, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan koreksi setelah menyentuh rekor intraday.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat tipis 0,03% atau 5 poin ke level Rp 17.285, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya; rally bertahap ke 1,5 minggu lebih tertingginya di tengah ketidakpastian arah perang Iran menekan sentimen risiko investor yang mengangkat dollar sebagai safe haven.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.290, serta terpantau rebound terbatas dari oversold area di rekor terendah kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 36,835 poin (0,50%) ke level 7.341.771. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,130 poin (0,02%) ke level 715,750. Siang ini IHSG melemah tajam 225,753 poin (3,06%) ke level 7.152,853. Sementara LQ45 terlihat turun 3,43% atau 24,540 poin ke level 691,340.

Tercatat saat ini sebanyak 90 saham naik, 642 saham turun dan 82 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,78%, dan Hang Seng yang turun 0,05%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi tajam di hari kelima ke 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed melemah di antara ketidakpastian situasi geopolitik sekalipun terdapat perpanjangan gencatan senjata Israel – Lebanon, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.773 dan 7.898. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 6,917.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group