Rekor dan Rally Kospi Terhenti oleh Aksi Ambil Untung Saham Teknologi

111
kospi

(Vibiznews – Indeks) – Rekor tertinggi dan rally selama 4 hari berturut di bursa saham Korea Selatan terhenti  pada  perdagangan hari Jumat (24/4/2026) akibat kehati-hatian investor di tengah ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah.

Indeks harian Kospi ditutup hampir datar dengan 619 saham yang menguat dan 236 saham yang melemah dengan aksi ambil untung cukup besar saham teknologi.  Namun secara mingguan Kospi berhasil cetak gain lanjutan untuk 3 pekan berturut.

Amerika Serikat memerintahkan tindakan angkatan laut terhadap kapal-kapal yang memasang ranjau di Selat Hormuz, sementara Iran menyita kapal-kapal komersial dan memberi sinyal bahwa jalur air tersebut mungkin tetap terganggu, meningkatkan kekhawatiran atas pasokan minyak global meskipun ada perpanjangan gencatan senjata sementara antara Israel dan Lebanon.

Indeks harian Kospi naik 0,90% dan ditutup pada 6.475,81.  Demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 ditutup naik 1,27% ke posisi 979,25.

Saham-saham yang bebani Kospi  seperti Samsung Electronics (-2,23%) dan SK Hynix (-0,16%) turun. Produsen mobil juga melemah, dengan Hyundai Motor (-3,57%) dan Kia Corporation (-3,09%)

Aksi ambil untung di Kospi dibatasi oleh oleh net buy saham-saham Hanwha Aerospace (2,95%) dan HD Hyundai Heavy Industries (4,99%), bersama dengan Doosan Energy (3,75%) dan LG Energy Solution (3,22%).