(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong pangkas keuntungan sesi sebelumnya pada perdagangan hari Kamis (30/4/2026) akibat lonjakan harga minyak mentah dunia.
Indeks harian Hang Seng retreat dari kisaran tertinggi dalam sepekan, namun secara bulanan di bulan April cetak gain setelah 2 bulan berturut alami pelemahan.
Hang Seng tertekan oleh aksi ambil untung investor di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan gangguan di Selat Hormuz yang tinggikan harga minyak.
Lonjakan biaya energi meningkatkan kekhawatiran tentang inflasi dan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan global, yang membebani sentimen aset risiko.
Indeks Hang Seng ditutup turun 1,28% dan ditutup pada 25.776,53, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) anjlok 1,43% menjadi 8681,83.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2026 bergerak negatif dengan berakhir turun 1,22% menjadi 25624. Sepanjang bulan April melonjak 3,99%.
Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan dan rugikan Hang Seng seperti Tencent Holdings (-2,4%), Xiaomi (-3,7%), HKEX (-1,8%), China Hongqiao (-4,7%), dan Kingboard Laminates (-7,5%).



