Harga Minyak Sawit 12 Mei Merosot, Mandat Biodiesel Malaysia Dinaikkan

137
cpo sawit

(Vibiznews – Commodity) – Perdagangan komoditas minyak sawit atau CPO acuan dunia di Malaysia merosot pada hari Selasa  (12/5/2026) tertekan oleh harga olein sawit yang lebih lemah di bursa Dalian.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Juli 2026 ditutup anjlok 0,73% menjadi sekitar MYR4.483, setelah sempat berada di  posisi MYR4.601.

Sentimen yang menekan harga minyak sawit  terbebani oleh data bulanan dari regulator industri, yang menunjukkan persediaan meningkat pada bulan April untuk pertama kalinya dalam empat bulan karena produksi meningkat sementara ekspor menurun.

Kekhawatiran akan permintaan juga masih ada setelah India, pembeli minyak sawit terbesar di dunia, melaporkan penurunan impor sebesar 27% secara bulanan pada bulan April ke level terendah dalam satu tahun.

Namun demikian pelemahan harga dibatasi oleh ringgit yang lebih lemah dan harga minyak mentah yang lebih kuat, karena negosiasi untuk mengakhiri konflik antara AS dan Iran tampak semakin rapuh.

Di bidang kebijakan, Malaysia akan menaikkan mandat biodieselnya menjadi B15 dari B10 mulai 1 Juni, sebuah langkah yang bertujuan untuk mengurangi impor bahan bakar.

Sementara itu, data ekspor untuk awal Mei beragam. Lembaga survei kargo Intertek Testing Services memperkirakan ekspor produk minyak sawit Malaysia selama 1–10 Mei meningkat 8,5%, sementara AmSpec Agri Malaysia mencatat bahwa pengiriman menurun 10,8%.