Harga Minyak Brent 14 Mei Turun ke Kisaran $105, Kondisi Selat Hormuz Mulai Kondusif

100

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan harga minyak dunia terkoreksi ke kisaran $105 pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Eropa hari Kamis (14/5/2026), yang melanjutkan penurunan sesi sebelumnya.

Pergerakan harga minyak Brent sejak sesi Asia hingga masuki sesi Amerika fluktuatif  karena investor memantau perkembangan di Selat Hormuz yang kondusif dan pertemuan puncak antara Presiden AS Trump dan Presiden Tiongkok Xi.

Laporan dari Iran menunjukkan bahwa sekitar 30 kapal telah melintasi Selat Hormuz dalam beberapa jam terakhir, sementara Teheran dilaporkan telah mulai mengizinkan transit untuk beberapa kapal Tiongkok.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendesak Tiongkok untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Iran untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz.

Laporan dari Gedung Putih, Xi juga menyatakan minat untuk meningkatkan pembelian minyak mentah AS.

Sementara itu, IEA mengatakan pengiriman minyak mentah dan bahan bakar melalui Selat Hormuz turun hampir 6 juta barel per hari pada kuartal pertama dan memperingatkan bahwa pasar minyak global kemungkinan akan tetap kekurangan pasokan secara signifikan hingga Oktober, bahkan jika konflik berakhir bulan depan.

Menambah kekhawatiran pasokan, Arab Saudi memberi tahu OPEC bahwa produksi minyaknya telah turun ke level terendah sejak tahun 1990.

Harga spot minyak Brent  berada di posisi $105,02 atau tuun 0,58%, demikian untuk kontrak berjangka bulan Juli 2026 yang paling banyak diperdagangkan turun 0,54%  menjadi $105,05 per barel.

Untuk harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,51% menjadi $100,50 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent berjangka akan bertemu kisaran resisten di 107,10 – 111,20 dan support di 103,80 – 99,70.