Harga Minyak Brent 20 Mei Turun ke Bawah $110 Karena Optimise Berakhirnya Konflik Iran

72

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan harga minyak dunia turun untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Amerika hari Rabu (20/5/2026).

Harga minyak mentah Brent turun ke kisaran terendah dalam sepekan,  di bawah kisaran $110 per barel  karena investor menjadi optimis secara hati-hati bahwa AS dan Iran pada akhirnya dapat mencapai kesepakatan, meskipun ada sinyal yang bertentangan dari kedua belah pihak.

Presiden AS Trump mengatakan konflik dengan Iran dapat berakhir dengan sangat cepat, sambil juga memperingatkan bahwa Washington dapat melanjutkan serangan dalam beberapa hari mendatang jika negosiasi gagal.

Trump menambahkan bahwa ia baru-baru ini membatalkan serangan AS yang direncanakan pada hari Selasa sebagai bagian dari upaya untuk memajukan potensi kesepakatan.

Iran mengancam akan memperluas konflik di luar kawasan jika AS dan Israel melanjutkan serangan.

Sementara itu, gangguan di Selat Hormuz terus mendukung harga minyak dan meskipun beberapa kapal telah melanjutkan transit, jalur pelayaran utama tersebut sebagian besar masih dibatasi.

Laporan menunjukkan bahwa tiga kapal tanker super yang membawa minyak mentah meninggalkan Selat pada hari Rabu. Harga minyak tetap sekitar 50% di atas level yang terlihat sebelum konflik dimulai.

Harga spot minyak Brent  berada di posisi $108,21 atau turun 2,75%, demikian untuk kontrak berjangka bulan Juli 2026 yang paling banyak diperdagangkan turun 2,41%  menjadi $108,60 per barel.

Untuk harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,66% menjadi $101,37 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent berjangka akan bertemu kisaran resisten di 110,10 – 114,80 dan support di 107,80 – 103,20.