Wall Street Awal Juni Cetak Rekor Baru, Nvidia Meluncurkan Chip Baru Terkait AI

106

(Vibiznews – Index) – Rekor saham-saham Wall Street masih bertahan meski dengan kenaikan moderat mengawali perdagangan bulan Juni yang berakhir Selasa dinihari (2/6/2026).

Semua indeks utama Wall Street mencatatkan kenaikan moderat karena investor mengamati perkembangan negosiasi perdamaian AS-Iran dan menyambut baik peluncuran chip  yang menjanjikan untuk membawa AI ke komputasi pribadi.

Indeks Dow Jones naik  0,09% menjadi 51.078,88, S&P 500 naik 0,26% menjadi 7.599,96 dan Nasdaq naik 0,42% menjadi 27.086,81. Saham-saham teknologi naik 2,5%, mendorong Nasdaq dan S&P 500 ke rekor penutupan tertinggi terbaru.

Kantor berita Iran mengumumkan Teheran menghentikan negosiasi tidak langsung dengan Washington setelah serangkaian serangan baru  yang mengancam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. Namun diberitakan bahwa Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran terus berlanjut.

Kondisi tersebut  menyebabkan harga minyak mentah melonjak kembali , bersamaan dengan kekhawatiran tentang sejauh mana perang yang berkepanjangan dapat mempercepat inflasi.

Saham-saham terus menguat setelah Presiden Trump mengatakan tidak ada pasukan Israel yang akan memasuki Beirut, mengutip percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dari laporan ekonomi, aktivitas pabrik AS meningkat pada bulan Mei untuk bulan kelima berturut-turut karena para produsen barang menghadapi gejolak tarif dan geopolitik.

Secara sektoral, saham-saham semikonduktor yang memimpin rekor di Nasdaq dan S&P500 dengan The Philadelphia SE Semiconductor Index naik 1,1%. Saham NVDA
naik 6,3% setelah perusahaan tersebut meluncurkan chip baru yang menempatkan kemampuan AI langsung ke dalam komputer pribadi.