Harga Perak Akhir Pekan Berakhir Naik Terdukung Penurunan Dolar AS dan Harga Minyak

60

(Vibiznews – Commodity) Harga perak berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat, didukung oleh penurunan dolar AS dan harga minyak.

Harga perak spot ditutup naik 1,84% pada $58,92.

Harga perak berjangka AS kontrak Juli 2026 ditutup naik 1,48% pada $59,22.

Harga perak naik terdukung penurunan dolar AS.

Demikian juga, penurunan harga minyak mentah sebesar -3% pada hari Jumat menurunkan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank sentral dunia untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar, faktor bullish untuk logam mulia.

Selanjutnya, pelemahan pasar saham pada hari Jumat memicu permintaan safe-haven untuk logam mulia.

Namun kenaikan harga perak dibatasi setelah Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan ia mendukung kenaikan suku bunga tahun ini, yang merupakan faktor negatif bagi logam mulia.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak akan mencermati perkembangan perdamaian AS-Iran di akhir pekan. Jika meningkat ketegangan Timur Tengah di akhir pekan, dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $56,58-$54,24. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $60,41-$61,90.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $56,77-$54,32. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $60,60-$61,98.