(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak turun pada hari Senin di sesi perdagangan Asia, dengan ketegangan AS-Iran mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu ekspektasi kenaikan inflasi yang dapat menaikkan suku bunga Fed.
Harga emas spot bergerak turun 0,85% pada $4.073,64 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 bergerak turun 0,79% pada $4.081,1 per ons.
AS melakukan serangan keempatnya dalam seminggu terhadap Iran pada hari Minggu sebagai balasan atas serangan Iran terhadap kapal kontainer berbendera Siprus. Teheran menyatakan bahwa Selat Hormuz akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut, meskipun klaim tersebut ditolak oleh Komando Pusat AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun dengan ketegangan AS-Iran mengakibatkan kenaikan harga minyak yang dapat memicu ekpektasi kenaikan inflasi.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.079-$4.051. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.135-$4.163.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.082-$4.051. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.145-$4.177.








