Rekomendasi Harga Minyak 13 Juli 2026 : Naik Terpicu Ketegangan AS-Iran Menggangu Jalur Selat Hormuz

92

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak berakhir turun pada akhir pekan hari Jumat terpicu meredanya ketegangan AS-Iran.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS berakhir turun 0,93% pada $71,41 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent berakhir turun 0,38% pada $76,01 per barel.
Pada hari Minggu, harga minyak mentah berjangka Brent berakhir melonjak 3,24% pada $78,47 per barel.

Harga minyak mentah awalnya melonjak pada hari Jumat setelah Iran berjanji untuk menanggapi serangan AS minggu ini terhadap infrastruktur kereta api dan maritim Iran.

Namun, harga minyak mentah kehilangan kenaikannya dan berbalik turun setelah Presiden Trump mengatakan bahwa AS akan melanjutkan pembicaraan damai dengan Iran.

Harga minyak mentah berada di bawah tekanan pada hari Jumat setelah seorang pejabat Amerika mengatakan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran mengenai kesepakatan damai permanen terus berlanjut, karena AS masih berkomitmen untuk menemukan solusi diplomatik dengan Iran.

Tanda-tanda peningkatan pasokan global juga menekan harga minyak mentah, setelah Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan bulanan pada hari Jumat mengatakan bahwa Uni Emirat Arab meningkatkan produksi minyak mentah ke rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 4,1 juta barel per hari pada bulan Juni.

Ketegangan Amerika Serikat-Iran kembali berlangsung di akhir pekan ini. AS dan Iran saling melancarkan serangan udara rudal dan drone pada hari Minggu, sementara Iran menargetkan fasilitas AS di beberapa negara Teluk sambil menyatakan jalur air penting Selat Hormuz ditutup untuk lalu lintas.

Garda Revolusi Islam Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka menutup Selat Hormuz untuk semua lalu lintas kapal sampai pemberitahuan lebih lanjut menurut kantor berita pemerintah Iran PressTV.

Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan Meet the Press NBC News, membantah klaim tersebut, mengatakan bahwa selat itu terbuka untuk lalu lintas komersial. Trump memerintahkan serangan udara baru terhadap Iran pada hari Sabtu setelah Korps Garda Revolusi Islam menyerang sebuah kapal komersial yang melintasi selat tersebut, kata militer AS dalam sebuah pernyataan.

Diberitakan bahwa kapal kontainer MV GFS Galaxy, yang berlayar di bawah bendera Siprus, tidak dapat melanjutkan perjalanannya setelah serangan Iran menyebabkan kebakaran di dalam kapal dan kerusakan signifikan pada ruang mesin kapal, kata Komando Pusat AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak mentah dapat bergerak naik dengan meningkatnya ketegangan AS-Iran yang dapat mengganggu pelayaran pengiriman minyak di Selat Hormuz, sehingga menguatkan harga minyak.

Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $72,79-$74,17. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $70,40-$69,39.

Harga minyak mentah berjangka Brent diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $79,03-$79,60. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $77,86-$77,26.