(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (15/7), terpantau menguat terbatas 3,622 poin (0,06%) ke level 6.043,143 setelah dibuka naik ke level 6.068.032.
IHSG bergerak di dua zona setelah rally 4 hari di sekitar 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat di tengah berkurangnya tekanan inflasi AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak dalam gain.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,08% atau 14 poin ke level Rp 18.126, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya, melemah tertekan rilis melunaknya inflasi AS yang mengurangi prospek kenaikan suku bunga the Fed segera.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.088, serta terpantau terkoreksi di sekitar 5 minggu terendahnya dan dekat dengan area rekor terlemahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 28,511 poin (0,47%) ke level 6.068.032. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,610 poin (0,44%) ke level 601,500. Pagi ini menguat 3,622 poin (0,06%) ke level 6.043,143. Sementara LQ45 terlihat naik 0,23% atau 1,370 poin ke level 600,260.
Tercatat saat ini sebanyak 311 saham naik, 251 saham turun dan 218 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya mencatat gain oleh rilis inflasi CPI Amerika yang melambat dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat. Dow Jones berakhir naik 0,02%, S&P 500 menguat 0,38%, serta Nasdaq menanjak 0,90%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,81%, dan Hang Seng yang menanjak 1,30%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi di sekitar 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed menguat di tengah berkurangnya tekanan inflasi AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak dalam gain.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi ditahan profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






