IHSG Rabu Siang Menguat 0,5% ke Level 6.068; Rally Perlahan ke 3 Minggu Tertingginya

83
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (15/7), terpantau menguat 28,316 poin (0,47%) ke level 6.067,837 setelah dibuka naik ke level 6.068.032.

IHSG bergerak rally di hari kelima di level 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat di tengah berkurangnya tekanan inflasi AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,13% atau 23 poin ke level Rp 18.065, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya, melemah tertekan rilis melunaknya inflasi AS yang mengurangi prospek kenaikan suku bunga the Fed segera.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.088, serta terpantau menguat meneruskan rebound kemarin, menjauhi area 5 minggu terendahnya yang juga rekor terlemahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 28,511 poin (0,47%) ke level 6.068.032. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,610 poin (0,44%) ke level 601,500. Siang ini menguat 28,316 poin (0,47%) ke level 6.067,837. Sementara LQ45 terlihat naik 0,84% atau 5,030 poin ke level 603,920.

Tercatat saat ini sebanyak 360 saham naik, 236 saham turun dan 197 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,21%, dan Hang Seng yang menanjak 1,46%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally 5 hari ke 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed menguat di tengah berkurangnya tekanan inflasi AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group