Harga Minyak Mentah Senin Sesi Eropa Merosot Seiring Harapan Perundingan AS-Iran

199

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berbalik merosot pada hari Senin setelah sempat menembus $85, karena tanda-tanda upaya diplomatik antara AS dan Iran meredakan beberapa kekhawatiran pasokan.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS bergerak merosot 2,71% pada $81,56 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent bergerak merosot 2,53% pada $88,45 per barel.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan telah menerima proposal dari mediator internasional yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan. Ia mengatakan bahwa negosiasi dengan Amerika Serikat dapat berlanjut jika hal itu melayani kepentingan nasional negara tersebut.

Harga minyak tetap sangat fluktuatif karena pasar terus bereaksi terhadap prospek yang berubah-ubah untuk eskalasi atau de-eskalasi dalam konflik, yang telah berulang kali mengganggu lalu lintas melalui Selat Hormuz.

Sebelumnya harga minyak melonjak setelah ketegangan militer baru antara AS dan Iran, termasuk serangan terhadap kapal yang mencoba melintasi selat dan serangan terhadap fasilitas minyak di Kuwait pada akhir pekan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak mentah dapat bergerak turun dengan upaya diplomatik perundingan AS-Iran meredakan ketegangan di Selat Hormuz.

Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $80,29-$79,02. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $83,51-$85,46.

Harga minyak mentah berjangka Brent diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $87,01-$85,56. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $90,48-$92,50.