Rekomendasi Harga Kopi Arabika 21 Juli 2026 : Terdukung Keterlambatan Panen Brasil

143

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York berakhir naik pada hari Senin karena keterlambatan panen di Brasil yang terus memicu kekhawatiran pasar akan ketatnya pasokan.

Harga kopi arabika berjangka kontrak September 2026 ditutup naik 1,33% pada $3.2455 per pon.

Harga kopi arabika telah bergerak menguat kuat dalam beberapa sesi terakhir, mempertahankan posisinya di level harga historis yang tinggi akibat sentimen pengetatan pasokan global.

Lambatnya proses panen kopi di Brasil baru-baru ini telah menahan masuknya pasokan baru ke pasar global, yang mendorong harga bergerak lebih tinggi.

Analis pasar komoditas mencatat bahwa laju panen di Brasil secara signifikan berjalan lebih lambat dari ekspektasi, yang membatasi ketersediaan biji kopi di pasar fisik dan berpotensi menjaga harga tetap berada di level premium.

Persediaan kopi bersertifikat di gudang pemantauan ICE terus mendapat sorotan karena ketersediaannya yang sangat terbatas, yang juga mendukung tingginya harga kopi saat ini. Level persediaan yang rendah ini menjadi katalis penting yang menahan koreksi harga.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika dapat melanjutkan tren positifnya apabila laporan panen di wilayah produksi kopi di Brasil terus menunjukkan keterlambatan. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $3.20-$3.18. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $3.26-$3.28.