Rekomendasi Harga Gula 21 Juli 2026 : Tertekan Prospek Cuaca yang Mendukung Panen

135

(Vibiznews – Commodity) Harga gula di bursa komoditi berjangka New York berakhir melemah pada penutupan perdagangan awal pekan ini, ditekan oleh prospek cuaca yang lebih baik di negara-negara produsen utama yang berpotensi mengamankan pasokan global.

Harga gula berjangka kontrak Oktober 2026 ditutup turun ke level 14,48 sen per pon.

Harga gula mengalami tekanan di tengah laporan bahwa kondisi cuaca yang lebih kering di Brasil akan mempercepat proses tebang dan giling tebu, setelah proses panen di wilayah tersebut sebelumnya sempat terganggu oleh hujan lebat.

Selain itu, perbaikan curah hujan muson di India turut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gagal panen dari negara produsen gula terbesar kedua di dunia tersebut.
Sebagai faktor penahan laju penurunan harga gula yang lebih dalam, harga minyak mentah dunia yang bertahan solid menopang pasar. Kondisi ini membuat pabrik-pabrik di Brasil tetap memiliki insentif untuk mengalihkan lebih banyak tebu guna memproduksi bahan bakar etanol ketimbang gula mentah untuk ekspor.

Laporan dari kelompok industri tebu Unica sebelumnya tetap menjadi pedoman pasar, di mana alokasi produksi gula Brasil bisa kembali ditekan jika pabrik-pabrik gula secara agresif meningkatkan bauran produksi etanol merespons tingginya harga energi.

Selain itu, sentimen jangka menengah masih dipengaruhi oleh proyeksi dari Czarnikow yang sebelumnya memangkas perkiraan neraca gula global 2026/27 menjadi defisit. Pergeseran ke arah defisit ini sangat bergantung pada keputusan pabrik-pabrik gula Brasil yang memproduksi lebih banyak etanol daripada gula di tengah fluktuasi harga minyak mentah saat ini.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya harga gula dapat bergerak dalam tekanan turun seiring dengan sentimen cuaca panen yang menguntungkan di Brasil dan India. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 14,25-14,05. Namun jika berbalik arah untuk koreksi naik, harga akan bergerak menembus kisaran Resistance 14,75-14,90.