Rekomendasi Harga Kakao 22 Juli 2026 : Terdukung Aksi Short Covering

99

(Vibiznews – Commodity) Harga kakao di bursa komoditi berjangka New York ditutup menguat pada perdagangan hari Selasa, didorong oleh faktor teknis berupa aksi short covering dari para pelaku pasar yang bertujuan untuk melakukan konsolidasi harga.

Harga kakao berjangka kontrak September 2026 ditutup naik 1,58% atau bertambah US$87 pada level $5.606 per metrik ton.

Aksi beli teknikal ini terjadi setelah harga komoditas kakao sempat terpuruk ke level terendah dalam dua pekan terakhir. Tekanan jual sebelumnya dipicu oleh laporan fundamental yang mengecewakan, yakni data aktivitas penggilingan (grindings) kakao kuartal II di wilayah Eropa yang mencatatkan penurunan lebih dalam dari perkiraan pasar.

Sepanjang sesi perdagangan di pasar ICE Futures US, harga kakao terpantau bergerak cukup fluktuatif merespons dinamika pasar tersebut.

Harga sempat tertekan menyentuh level terendah harian di US5.405 per metrik ton, sebelum akhirnya bangkit dan mencapai level tertinggi di US5.733 per metrik ton, lalu ditutup di zona hijau.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kakao dapat bergerak konsolidasi dengan peluang melanjutkan penguatan teknikal jika aksi short covering masih berlanjut. Harga kakao diperkirakan bergerak jika terkoreksi turun dalam kisaran Support $5.405-$5.320. Namun jika bergerak naik, akan menguji kisaran Resistance $5.733-$5.815.