IHSG Kamis Pagi Menguat 1,2% ke Level 6.409; Searah Bursa Asia yang Bias Positif

97
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (23/7), terpantau menguat signifikan 74,850 poin (1,18%) ke level 6.409,326 setelah dibuka naik ke level 6.366.012.

IHSG bergerak meneruskan uptrend sebelumnya di level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat berupaya bangkit dari aksi jual sebelumnya di tengah tensi geopolitik Timteng dan harga minyak yang memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam lanjut terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,17% atau 30 poin ke level Rp 17.905, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya, dalam koreksi setelah rally oleh panasnya konflik AS-Iran yang sempat mengangkat dollar sebagai aset safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.875, serta terpantau terkoreksi dari area sebulan tertingginya kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 31,536 poin (0,50%) ke level 6.366.012. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,810 poin (0,56%) ke level 629,010. Pagi ini menguat 74,850 poin (1,18%) ke level 6.409,326. Sementara LQ45 terlihat naik 0,58% atau 3,690 poin ke level 636,240.

Tercatat saat ini sebanyak 407 saham naik, 175 saham turun dan 202 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada subuh tadi dengan ketiga indeks acuannya kembali terkoreksi di tengah semakin naiknya harga minyak oleh tensi konflik AS–Iran dan melajunya yield U.S. Treasury, dan investor menantikan rilis laporan keuangan emiten. Dow Jones berakhir turun 0,01%, S&P 500 melemah 0,14%, serta Nasdaq merosot 0,57%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,60%, dan Hang Seng yang menanjak 0,61%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini positif di level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias bangkit dari aksi jual sebelumnya di tengah harga minyak yang melaju, serta mencermati Wall Street yang berakhir lanjut terkoreksi

Berikutnya IHSG kemungkinan agak tertahan oleh profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group