(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup turun tajam hari Kamis, akankah menurunkan harga emas hari ini, Jumat 24 Juli 2026?
Harga emas ditutup turun tajam pada hari Kamis, terbebani penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS dan Eropa.
Harga emas spot ditutup merosot 1,95% pada $4.049,55 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 ditutup merosot 2,45% pada $4.050,2 per ons.
Pada perdagangan kemarin, harga Emas Antam naik pada hari Kamis, 23 Juli 2026, mengikuti kenaikan harga emas dunia.
Harga beli emas antam hari Kamis, 23 Juli 2026, naik Rp5.000, menjadi Rp2.640.000/gram.
Harga buyback (jual kembali) emas antam hari Kamis, 23 Juli 2026, naik Rp9.000, menjadi Rp2.395.000/gram.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun naik sebesar +4 basis poin dan mencatatkan rekor tertinggi baru dalam 1,5 tahun di tengah lonjakan harga minyak lebih dari +6% pada hari Kamis.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10 tahun sedikit naik ke level tertinggi baru dalam 15 tahun, yang menunjukkan dampak kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi
Namun, harga logam mulia memiliki dukungan aset aman setelah Houthi yang didukung Iran menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi, menyebarkan konflik Iran ke Laut Merah dan mengancam gangguan tambahan pada transportasi minyak global.
Kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah, memperluas gangguan minyak di luar Selat Hormuz dan mengancam pengiriman minyak di Laut Merah. Presiden Trump menanggapi dengan mengatakan bahwa ia akan meminta pertanggungjawaban Iran atas serangan Houthi.
Sementara itu, AS dan Iran saling melancarkan serangan selama 12 hari berturut-turut, dan AS mempertahankan blokade pengiriman minyak Iran di Teluk Persia.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas antam dapat bergerak turun terpicu kemerosotan harga emas dunia akibat konflik Timur Tengah yang meningkatkan prospek inflasi dan suku bunga.








