IHSG Selasa Siang Mendatar ke Level 6.183; Konsolidasi pada Seminggu Terendahnya

93
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (28/7), terpantau melandai dengan melemah tipis 2,626 poin (0,04%) ke level 6.183,157 setelah dibuka turun ke level 6.175.198.

IHSG bergerak di dua zona dalam rentang konsolidasi dekat dengan seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak yang menurun signifikan oleh meredanya sementara konflik AS-Iran, dan investor menantikan pertemuan the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan bias positif.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,44% atau 80 poin ke level Rp 18.080, dengan dollar AS di pasar uang Asia mendatar setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya, tertahan dari area sebulan tertingginya oleh turunnya harga minyak mentah dunia sementara rehatnya gempuran AS ke Iran yang menurunkan tensi geopolitik.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.000, serta terpantau mendekati area 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 3,552 poin (0,06%) ke level 6.175.198. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,030 poin (0,33%) ke level 610,210. Siang ini melemah tipis 2,626 poin (0,04%) ke level 6.183,157. Sementara LQ45 terlihat naik 0,28% atau 1,740 poin ke level 614,300.

Tercatat saat ini sebanyak 332 saham naik, 255 saham turun dan 208 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 3,90%, dan Hang Seng yang turun 0,11%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini pada rentang konsolidasi dekat seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah harga minyak yang menurun signifikan oleh meredanya konflik AS-Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan bias positif.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi dalam range terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group