(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam turun pada hari ini Selasa, 28 Juli 2026, setelah harga perak dunia berakhir mixed.
Harga perak antam hari ini Selasa 28 Juli 2026, turun Rp700 menjadi Rp39.200/gram.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, harga perak antam hari Senin 27 Juli 2026, naik Rp850 menjadi Rp39.900/gram.
Harga perak berakhir mixed pada hari Senin, terpicu sentimen pelemahan harga minyak menghadapi penguatan dolar AS.
Harga perak spot berakhir naik 0,36% pada $58,40.
Harga perak berjangka AS kontrak September berakhir turun 0,33% pada $58,71.
Harga perak naik terbantu penurunan harga minyak mentah sebesar -6%, yang menurunkan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank sentral di seluruh dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter, faktor bullish untuk logam mulia.
Namun penguatan tipis dolar AS menekan harga perak berjangka AS.
Di samping itu, harga logam mulia terus menerima dukungan safe-haven dari ketegangan AS-Iran bersamaan dengan kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah setelah pemberontak Houthi menyerang kapal-kapal Arab Saudi di Laut Merah pada akhir pekan.
Permintaan safe-haven untuk logam mulia sedikit tertahan setelah AS menahan diri dari serangan udara lebih lanjut terhadap Iran untuk hari ketiga berturut-turut hari ini, dan Iran memberi sinyal akan menahan diri dari pembalasan apa pun saat mereka mengadakan negosiasi dengan Oman mengenai Selat Hormuz.
Pasar memperhitungkan probabilitas 34% kenaikan suku bunga +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada 28-29 Juli.
Malam nanti akan dirilis data CB Consumer Confidence Juli AS yang diindikasikan meningkat.
Juga akan dirilis data S&P/Case-Shiller Home Price Mei AS dan data House Price Mei AS.
Juga akan dirilis data ADP Employment Change Weekly AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik terpicu penurunan dolar AS dan harga minyak seiring meredanya ketegangan AS-Iran di Timur Tengah, sehingga menurunkan proyeksi inflasi dan suku bunga. Namun jika data ekonomi, perumahan dan tenaga kerja AS mendukung dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $57,69-$56,99. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $59,59-$60,79.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $57,96-$57,21. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $59,93-$61,15.








