(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari Selasa, terdukung penurunan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,17% pada 1.1387.
Euro menguat setelah dolar AS kehilangan keuntungan awal dan berbalik turun.
Euro juga mendapat dukungan setelah survei kepercayaan konsumen Prancis Juli naik lebih dari yang diperkirakan ke level tertinggi 4 bulan.
Survei kepercayaan konsumen Prancis Juli naik +2 menjadi level tertinggi 4 bulan di angka 86, lebih kuat dari ekspektasi 85.
Selain itu, penurunan harga minyak mentah -1% pada hari Selasa ke level terendah 1 minggu mendukung ekonomi Zona Euro dan euro karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.
Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga ECB sebesar +25 basis poin sebesar 86% pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 10 September.
Kamis dinihari nanti akan dirilis keputusan suku bunga The Fed, yang secara luas diindikasikan The Fed akan mempertahankan suku bunga. Namun akan dicermati pernyataan Ketua Fed yang akan memberikan sinyal arah kebijakan suku bunga selanjutnya dan perkembangan kondisi ekonomi AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pergerakan mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS. Jika dolar AS melemah dengan kehati-hatian menjelang keputusan suku bunga The Fed, akan menguatkan Euro. Namun jika pengumuman ketua Fed memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed dan menguatkan dolar AS, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1410-1.1433. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1359-1.1331.







