(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (3/8), terpantau menguat 11,089 poin (0,18%) ke level 6.247,215 setelah dibuka naik ke level 6.272.617.
IHSG bergerak bias positif setelah 2 hari rebound, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah oleh koreksi rebound sebelumnya di tengah harga minyak dunia yang turun lagi dengan meredanya tensi geopolitik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan serempak melanjutkan penguatan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,35% atau 63 poin ke level Rp 18.053, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah merosot 4 hari di sesi global sebelumnya, tertekan ke level 6 minggu terendahnya di antara penguatan yen Jepang oleh intervensi BOJ serta investor menantikan rilis data tenaga kerja AS minggu ini.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.990, serta terpantau menggerus rebound akhir pekan lalu mendekati area 2,5 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 36,491 poin (0,59%) ke level 6.272.617. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,050 poin (0,97%) ke level 627,290. Pagi ini menguat 11,089 poin (0,18%) ke level 6.247,215. Sementara LQ45 terlihat naik 0,870 poin (0,14%) poin ke level 622,110.
Tercatat saat ini sebanyak 322 saham naik, 209 saham turun dan 188 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan dengan ketiga indeks acuannya menguat dipicu laporan keuangan yang solid dari beberapa emiten teknologi. Dow Jones berakhir naik 0,53%, S&P 500 menguat 0,70%, serta Nasdaq menanjak 1,00%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau variative bias menguat, di antaranya Nikkei yang merosot 2,15%, dan Hang Seng yang naik 0,60%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini meneruskan rebound sebelumnya walau terbatas, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah oleh koreksi rebound sebelumnya di tengah meredanya tensi geopolitik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan penguatan.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan kondolidasi dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






