Rekomendasi Harian Indeks Kospi 4 Agustus 2026

72
kospi

(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian Kospi pada perdagangan hari ini, Selasa, 4 Agustus 2026, lebih dulu melihat sentimen dari bursa Wall Street yang ditutup melonjak tajam pada perdagangan perdana bulan Agustus, Senin malam waktu New York. Indeks Dow Jones Industrial Average mencetak rekor penutupan tertinggi baru sepanjang sejarah setelah menguat 693,38 poin atau 1,32 persen ke level 53.178,41. Indeks S&P 500 turut menguat 1,48 persen ke posisi 7.600,50, sementara Nasdaq Composite melonjak paling tajam sebesar 2,13 persen ke level 25.913,90.

Penguatan Wall Street tersebut didorong oleh redanya tensi geopolitik setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran, yang turut menyeret harga minyak WTI ambles sekitar 5,3 persen ke kisaran USD 80 per barel. Selain itu, musim laporan keuangan kuartalan yang solid dari emiten S&P 500 turut menopang optimisme pasar, dengan saham Amazon melonjak 4,6 persen ke rekor tertinggi baru hingga kapitalisasi pasarnya menembus USD 3 triliun, sementara sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang tertekan akibat anjloknya harga minyak dunia.

Mengekor euforia rekor tertinggi Wall Street tersebut, indeks KOSPI sempat dibuka melonjak kuat pada sesi pagi ini di level 6.351,38, atau menguat 1,50 persen dari penutupan kemarin di 6.257,45. Namun demikian, indeks kemudian mengalami volatilitas tinggi dan berbalik arah ke zona merah, dengan pergerakan terkini berada di level 6.195,91 atau melemah 0,98 persen. Sepanjang sesi pagi ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.389,40 sebelum tergelincir ke level terendah di 6.080,25.

Sebagai sentimen utama penekan pasar, pasar Korea Selatan yang sangat sensitif terhadap sektor cip masih dibayangi aksi ambil untung investor asing menyusul badai volatilitas ekstrem yang melanda Samsung Electronics dan SK Hynix dalam beberapa sesi terakhir. Meski demikian, tekanan jual sedikit tertahan berkat katalis positif dari sisi korporasi, di mana SK Hynix dan Samsung mengumumkan kemitraan strategis dengan SanDisk untuk mengembangkan teknologi High Bandwidth Flash guna memperkuat infrastruktur AI global, seiring peningkatan peringkat saham Korea menjadi overweight oleh Morgan Stanley.

Pasar saham Korea Selatan sepanjang tahun 2026 ini juga tercatat memiliki tingkat volatilitas harian yang sangat tinggi, bahkan melampaui volatilitas aset kripto, akibat maraknya penggunaan produk leveraged ETF oleh investor ritel. Kondisi ini membuat KOSPI rentan mengalami ayunan tajam begitu terjadi perubahan arah arus modal asing, sebagaimana tercermin dari pergerakan liar indeks sejak pembukaan sesi hari ini.

Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, berdasarkan data pergerakan sesi kemarin (High 6.393,00; Low 6.223,29; Close 6.257,45), berikut adalah rincian level Pivot Point, Support (S), dan Resistance (R) untuk perdagangan hari ini:

Kategori | Level | Kategori | Level
R3 | 6.528,92 | S1 | 6.189,49
R2 | 6.460,96 | S2 | 6.121,54
R1 | 6.359,20 | S3 | 6.019,79
Pivot | 6.291,25 | |

Rekomendasi dari analis Vibiz Research Center untuk perdagangan hari ini: posisi indeks saat ini di 6.195,91 berada tepat di sekitar area support S1 6.189,49, setelah gagal mempertahankan lonjakan pembukaan yang sempat menembus R1 6.359,20.

Apabila tekanan jual pada saham-saham semikonduktor terus berlanjut dan support S1 6.189,49 tertembus, indeks berisiko melanjutkan pelemahan menuju S2 6.121,54, bahkan berpotensi menguji S3 6.019,79 apabila sentimen ambil untung semakin meluas. Sebaliknya, jika katalis positif dari kemitraan strategis SK Hynix, Samsung, dan SanDisk mampu menahan laju koreksi, indeks berpeluang kembali menguat menembus area Pivot 6.291,25 menuju resisten R1 6.359,20 dan R2 6.460,96. Investor disarankan tetap mewaspadai potensi wild swings sepanjang sesi hari ini, mengingat tingginya volatilitas yang masih membayangi bursa Seoul akibat faktor leverage ritel dan sensitivitas tinggi terhadap sentimen sektor cip global.