(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (5/8), terpantau menguat terbatas 4,671 poin (0,07%) ke level 6.324,284 setelah dibuka naik ke level 6.338.591.
IHSG bergerak terbatas dekat dengan hampir 2 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat dipimpin Kospi yang melejit oleh rebound sektor teknologi di tengah harga minyak dunia yang kembali turun, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan bullish, di mana Dow Jones dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,09% atau 17 poin ke level Rp 18.032, dengan dollar AS di pasar uang Asia mendatar setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya, bertahan di atas level 6 minggu terendahnya di antara aksi beli yen Jepang oleh intervensi BOJ serta investor menantikan rilis NFP minggu ini.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.015, serta terpantau menjauhi area 1,5 minggu terkuatnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,978 poin (0,30%) ke level 6.338.591. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,050 poin (0,97%) ke level 627,290. Pagi ini menguat terbatas 4,671 poin (0,07%) ke level 6.324,284. Sementara LQ45 terlihat turun 2,700 poin (0,43%) poin ke level 632,510.
Tercatat saat ini sebanyak 360 saham naik, 164 saham turun dan 189 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya menguat signifikan dipicu laporan keuangan yang solid dari sejumlah blue chips serta berita Selat Hormuz yang akan dibuka lagi segera. Dow Jones berakhir naik 1,71%, S&P 500 menguat 1,79% — keduanya membukukan rekor terbaru, serta Nasdaq menanjak 2,59%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau variatif bias menguat, di antaranya Nikkei yang merosot 2,15%, dan Hang Seng yang naik 0,60%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi dekat hampir 2 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat oleh rebound sektor teknologi di tengah harga minyak dunia yang kembali turun, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan bullish, di mana Dow Jones dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan kondolidasi dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






