Rekomendasi Harga Emas 7 Agustus 2026 : Dapat Tertekan Penguatan Dolar AS dan Harga Minyak; Harapkan Permintaan Safe Haven

130

(Vibiznews – Commodity) Harga emas harga emas turun dari level tertinggi dalam 7 minggu dan berakhir lebih rendah pada hari Kamis, tertekan penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak.

Harga emas spot ditutup turun 0,15% pada $4.240,66 per ons.

Harga emas berjangka AS ditutup turun 0,13% pada $4.299,6 per ons.

Logam mulia tertekan penguatan nilai tukar dolar AS.

Selain itu, lonjakan harga minyak mentah WTI sebesar +2% pada hari Kamis meningkatkan ekspektasi inflasi, yang berpotensi mendorong bank-bank sentral global untuk memperketat kebijakan moneter mereka—sebuah faktor yang berdampak negatif bagi logam mulia.

Tambahan dari laporan dari *Financial Times* pada hari Kamis turut menekan harga logam mulia, karena laporan tersebut menyebutkan bahwa Ketua The Fed, Warsh, bersedia menaikkan suku bunga pada pertemuan FOMC bulan depan jika inflasi terus berada pada tingkat yang tinggi.

Analyst Vibiz Research memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun tertekan penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak. Namun jika ketidakpastian pembicaraan AS-Iran terus terjadi dan memicu kembali ketegangan baru AS-Iran, akan dapat meningkatkan permintaan safe haven emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.209-$4.176. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.289-$4.336.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.266-$4.232. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.349-$4.398.