(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (18/8), terpantau menguat 47,942 poin (0,75%) ke level 6.449,830 setelah dibuka naik ke level 6.448.828.
IHSG bergerak rally mencapai level 3 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas di mana gencatan senjata tidak akan berlanjut, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi ditekan harga minyak yang melaju.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,17% atau 30 poin ke level Rp 17.850, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya, berupaya bangkit dari area 10 minggu terendahnya di tengah pasar mengurangi prospek kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.820, serta terpantau terkoreksi setelah menguat di akhir pekan lalu.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 46,940 poin (0,73%) ke level 6.448.828. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,830 poin (0,45%) ke level 635,110. Siang ini menguat 72,035 poin (1,13%) ke level 6.473,923. Sementara LQ45 terlihat naik 3,730 poin (0,59%) poin ke level 636,010.
IHSG kemudian turun perlahan dan ditutup tetap menguat 47,942 poin (0,75%) ke level 6.449,830. Sementara LQ45 terlihat naik 0,54% atau 3,400 poin ke level 635,680. Tercatat saat ini sebanyak 399 saham naik, 236 saham turun dan 159 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 2,54%, dan Hang Seng yang turun 0,07%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit bertengger pada 3 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir ditekan harga minyak yang melaju.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan melanjutkan penguatannya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,212 dan bila tembus ke level 6,029.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






