IHSG Selasa Pagi Menguat 1,1% ke Level 6.474; Rally ke 3 Bulan Tertingginya, Regional Melemah

72
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (18/8), terpantau menguat cukup signifikan 72,035 poin (1,13%) ke level 6.473,923 setelah dibuka naik ke level 6.448.828.

IHSG bergerak rally menghampiri 3 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas di mana gencatan senjata tidak akan berlanjut, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi ditekan harga minyak yang melaju.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah terbatas 0,06% atau 10 poin ke level Rp 17.830, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya, tertahan dekat area 10 minggu terendahnya di tengah pasar mengurangi prospek kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.820, serta terpantau tertahan setelah menguat di akhir pekan lalu.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 46,940 poin (0,73%) ke level 6.448.828. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,830 poin (0,45%) ke level 635,110. Pagi ini menguat 72,035 poin (1,13%) ke level 6.473,923. Sementara LQ45 terlihat naik 3,730 poin (0,59%) poin ke level 636,010.

Tercatat saat ini sebanyak 356 saham naik, 207 saham turun dan 223 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi, tertekan naiknya harga minyak mentah dunia dan tensi Timur Tengah. Dow Jones berakhir turun 0,51%, S&P 500 melemah 0,52%, serta Nasdaq merosot 0,32%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,62%, dan Hang Seng yang turun 0,77%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit menghampiri 3 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir ditekan harga minyak yang melaju.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,212 dan bila tembus ke level 6,029.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group