(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup menguat tipis pada perdagangan hari ini, Selasa, 18 Agustus 2026. Indeks Hang Seng mengakhiri sesinya dengan kenaikan sebesar 0,12 persen atau bertambah 29,32 poin ke level 25.482,55. Indeks sempat bergerak melemah hingga menyentuh zona merah di paruh pertama hari akibat sentimen negatif Wall Street, namun berhasil rebound menjelang penutupan pasar sore ini.
Sepanjang pergerakan sesi hari ini, indeks Hang Seng terpantau dibuka melemah pada posisi 25.368,87 atau terkoreksi 0,33 persen. Indeks sempat tertekan lebih dalam hingga menyentuh level terendah intraday di 25.240,62, sebelum akhirnya berbalik arah dan mendaki hingga mencapai level tertinggi intraday di 25.518,03, dan pada akhirnya ditutup di zona hijau, di atas level penutupan hari sebelumnya di posisi 25.453,23.
Meskipun secara keseluruhan indeks acuan mampu finis di zona hijau, pergerakan saham sektoral di bursa Hong Kong hari ini cenderung bervariasi. Sektor energi menjadi penyelamat utama, dengan saham komoditas dan energi bergerak kuat melawan arus. Saham PetroChina mencatatkan kenaikan lebih dari 2 persen berkat berkurangnya prospek kesepakatan damai AS-Iran yang melambungkan harga minyak mentah Brent di atas USD 91 per barel.
Di sisi lain, saham teknologi bergerak campuran, di mana reli indeks tertahan oleh mundurnya saham-saham kecerdasan buatan di bursa regional. Raksasa teknologi seperti Tencent turun 0,4 persen dan Meituan melemah 0,6 persen, sedangkan Alibaba berhasil menguat 0,9 persen. Sementara itu, sektor finansial dan asuransi menjadi beban utama yang menahan penguatan indeks lebih lanjut, dengan AIA Group melemah 1,9 persen, disusul Ping An Insurance yang turun 1,2 persen, dan HSBC Holdings yang terkoreksi 0,7 persen.
Di tengah tekanan pada sektor finansial, sektor konsumer justru bergerak defensif dengan saham kebutuhan pokok bertahan naik tipis 0,4 persen, di tengah rilis data perlambatan penjualan ritel dan output industri Tiongkok akibat cuaca ekstrem.
Keberhasilan Hang Seng membalikkan keadaan ke zona hijau pada penutupan hari ini menunjukkan adanya daya beli domestik yang kuat pada level harga bawah, mencerminkan kepercayaan investor yang masih terjaga di tengah gejolak sentimen eksternal dari Wall Street dan lonjakan harga minyak dunia.








