IHSG Rabu Pagi Melemah 0,7% ke Level 6.406; Searah Regional dan Koreksi Lanjutan Wall Street

96
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (19/8), terpantau melemah 43,926 poin (0,68%) ke level 6.405,904 setelah dibuka turun ke level 6.408.840.

IHSG bergerak terkoreksi dari level 3 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah harga minyak mentah dunia yang masih tinggi dan mengikuti sentimen bursa AS, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam terkoreksi 3 hari berturut-turut.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat dengan melemah tipis 0,01% atau 1 poin ke level Rp 17.851, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya, bergerak sideways dekat area 10 minggu terendahnya di tengah sentimen pasar akan the Fed yang dovish.

Rupiah mendatar dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.850, serta terpantau tertahan dalam rentang konsolidasi beberapa hari terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 40,990 poin (0,64%) ke level 6.408.840. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,500 poin (0,71%) ke level 631,180. Pagi ini melemah 43,926 poin (0,68%) ke level 6.405,904. Sementara LQ45 terlihat turun 7,400 poin (1,16%) poin ke level 628,280.

Tercatat saat ini sebanyak 187 saham naik, 308 saham turun dan 193 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi di hari yang ketiga, tertekan naiknya harga minyak mentah dunia dan tergelincirnya saham sektor teknologi. Dow Jones berakhir turun 0,2%, S&P 500 melemah 0,7%, serta Nasdaq merosot 1,3%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,62%, dan Hang Seng yang turun 0,77%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi profit taking dari 3 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah harga minyak mentah dunia yang masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi 3 hari.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan diincar profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,212 dan bila tembus ke level 6,029.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group