Rekomendasi Harian Indeks Kospi 27 Agustus 2026

86
kospi

(Vibiznews – Index) Untuk rekomendasi harian Kospi hari ini, Kamis, 27 Agustus 2026, terlebih dahulu melihat perdagangan sesi Rabu lalu yang ditutup menguat 0,97 persen ke level 6.808,21, setelah sempat dibuka melemah dan tertekan ke level terendah 6.710,71 pada awal sesi, sebelum berbalik arah dan bergerak hingga menyentuh level tertinggi di kisaran 6.820,61 menjelang penutupan.

Pembalikan arah ini ditopang oleh derasnya pembelian saham kembali (buyback) oleh raksasa chip Korea Selatan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, serta pembelian bersih institusi domestik yang mengimbangi aksi jual bersih investor asing.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street pada perdagangan Rabu malam waktu New York bergerak variatif dan cenderung tertahan menjelang laporan Nvidia. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 113,52 poin atau 0,21 persen ke level 53.463,88, S&P 500 nyaris flat dengan pelemahan tipis 0,02 persen ke posisi 7.675,70, sementara Nasdaq Composite turun 0,08 persen ke level 26.130,20.

Pelemahan ini dipicu oleh data inflasi PCE bulan Juli yang masih tergolong sticky secara tahunan (naik 3,7 persen headline dan 3,3 persen inti), sehingga investor bersikap hati-hati menjelang laporan kuartalan raksasa chip Nvidia yang dirilis setelah penutupan pasar.

Setelah bel penutupan, Nvidia justru membukukan hasil yang jauh melampaui ekspektasi: laba per saham sebesar 2,22 dolar AS (di atas konsensus sekitar 2,09 dolar), pendapatan mencapai 96,2 miliar dolar AS atau melonjak 106 persen secara tahunan, serta panduan pendapatan kuartal ketiga sebesar 108 miliar dolar AS yang jauh di atas perkiraan pasar. Saham Nvidia pun melesat hampir 5 persen dalam perdagangan setelah jam bursa (after-hours), dengan CEO Jensen Huang menegaskan permintaan chip AI “jauh lebih tinggi” dari kapasitas pasokan yang tersedia saat ini.

Lonjakan saham Nvidia semalam tersebut memberikan sentimen positif yang sangat kuat bagi perdagangan indeks Kospi hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, mengingat bobot besar saham-saham semikonduktor seperti Samsung Electronics dan SK Hynix dalam komposisi indeks yang sangat sensitif terhadap arah permintaan chip AI global.

Sejumlah sentimen menjadi penopang utama Kospi hari ini.

Pertama, redanya kekhawatiran perlambatan belanja AI berpotensi terjadi, di mana hasil dan panduan Nvidia yang jauh di atas ekspektasi membantu mengangkat saham-saham chip Korea Selatan yang menjadi bagian dari rantai pasok utama Nvidia, setelah sebelumnya sempat anjlok lebih dari 4 persen secara intraday akibat aksi jual besar-besaran sektor semikonduktor pekan ini.

Kedua, penguatan won turut mendukung, di mana nilai tukar won yang menguat terhadap dolar AS seiring turunnya imbal hasil obligasi Treasury AS turut meredakan tekanan valuasi pada saham-saham teknologi domestik.
Ketiga, aksi korporasi turut menjadi perhatian, di mana selain melirik pergerakan Wall Street, pelaku pasar hari ini juga masih mencermati kelanjutan program pembelian saham kembali oleh Samsung Electronics dan SK Hynix yang menjadi motor pemulihan pasar dari titik terendahnya awal pekan ini.

Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan indeks Kospi berjangka akan menguji level-level kunci baru. Berdasarkan proyeksi pergerakan Pivot Point hari ini yang dihitung dari rentang perdagangan sesi sebelumnya, berikut adalah rincian level Support (S) dan Resistance (R):

Kategori Level Kategori Level
R3 6.959 S1 6.739
R2 6.890 S2 6.670
R1 6.849 S3 6.629
Pivot 6.780
Buy Avg 6.790 Sell Avg 6.770

 

Indeks diperkirakan akan membuka perdagangan dengan bias positif seiring meredanya kekhawatiran perlambatan sektor teknologi dan kuatnya panduan Nvidia, kemudian mencoba menguji area Buy Avg di kisaran 6.790 hingga level Pivot di 6.780. Apabila momentum rebound ini solid dan didukung oleh derasnya aliran beli pada saham-saham chip domestik menjelang keberlanjutan program buyback, indeks berpeluang melanjutkan penguatan untuk menembus R1 di 6.849 hingga menguji R2 pada area 6.890.

Namun demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung susulan mengingat volatilitas tinggi yang masih membayangi pasca aksi jual tajam awal pekan serta tekanan jual bersih investor asing yang masih berlanjut. Apabila tekanan jual muncul kembali, area Sell Avg di 6.770 hingga S1 pada 6.739 berpotensi menjadi support jangka pendek bagi indeks pada perdagangan hari ini.