IHSG Jumat Ditutup Melandai ke Level 6.518; Profit Taking dari 14,5 Minggu Tertingginya

84

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat sore ini (28/8), terpantau hampir flat dengan melemah tipis 3,629 poin (0,06%) ke level 6.518,121 setelah dibuka naik ke level 6.535.719.

IHSG bergerak sideways setelah sempat mencapai 14,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di tengah investor menanti arah kebijakan the Fed dari pidato Kevin Warsh akhir pekan, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak menguat karena sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,17% atau 30 poin ke level Rp 17.685, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah flat di sesi global sebelumnya, melaju perlahan di sekitar 1,5 minggu tertingginya di antara investor akan mencermati arah dari pidato Kevin Warsh – Chairman the Fed – di akhir pekan.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.715, serta terpantau perkasa di posisi 3,5 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 13,969 poin (0,21%) ke level 6.535.719. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,990 poin (0,31%) ke level 643,060. Siang ini menguat 27,108 poin (0,42%) ke level 6.548,858. Sementara LQ45 terlihat naik 1,380 poin (0,22%) poin ke level 642,450.

IHSG kemudian dipangkas profit taking dan ditutup melemah tipis 3,629 poin (0,06%) ke level 6.518,121. Sementara LQ45 terlihat naik 0,12% atau 0,750 poin ke level 641,820. Tercatat saat ini sebanyak 276 saham naik, 328 saham turun dan 188 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,41%, dan Hang Seng yang naik 0,07%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini sideways meninggalkan area 14,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat di tengah investor menanti arah kebijakan the Fed, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat oleh sektor teknologi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dalam bias menguat, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.635 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,230 dan bila tembus ke level 6,029.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group