Imbal Hasil Treasury AS Kamis Turun Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

52
bonds

(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS menurun pada hari Kamis, 17 September 2026, sehari setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga.

Imbal hasil Treasury AS acuan tenor 10 tahun turun lebih dari 6 basis poin menjadi 4,943%.

Imbal hasil Treasury AS tenor 30 tahun turun lebih dari 5 basis poin menjadi 5,295%.

Sementara itu, imbal hasil Treasury AS tenor 2 tahun turun hampir 5 basis poin menjadi 4,679%.

The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran target 3,75%-4% pada Kamis dinihari tadi; ini merupakan kenaikan pertama sejak Juli 2023. Pasar secara luas telah memperkirakan bank sentral akan menyetujui kenaikan tersebut, menyusul serangkaian data inflasi yang tinggi dan tekanan pada pasar obligasi.

Ketua The Fed, Kevin Warsh, mengatakan dalam konferensi pers pada hari Rabu bahwa inflasi telah “terlalu tinggi untuk waktu yang terlalu lama.”

“Kita harus yakin bahwa inflasi inti bergerak menuju tujuan kita secara jelas dan dengan kecepatan yang memadai,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) telah memutuskan bahwa “standar ini belum terpenuhi.”

Para pejabat The Fed juga mengisyaratkan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lagi tahun ini. Grafik *dot-plot* yang memuat ekspektasi masing-masing pejabat menunjukkan bahwa 16 dari 18 peserta memperkirakan adanya kenaikan suku bunga lanjutan, dengan empat di antaranya melihat kemungkinan dua kali kenaikan lagi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan bergerak turun setelah The Fed menaikkan suku bunga dan memberikan sinyal hawkish untuk kenaikan lanjutan di akhir tahun ini.