Euro Akhir Pekan Ditutup Naik Terbantu Pelemahan Dolar AS

56

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro pulih dari level terendah dalam 7 minggu dan ditutup naik pada akhir pekan hari Jumat, 18 September 2026, terbantu pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,08% pada 1.1486.

Euro naik setelah indeks dolar turun dari level tertinggi 7 minggu dan berbalik melemah.

Euro juga mendapat dukungan setelah harga produsen Jerman bulan Agustus naik melebihi perkiraan, yang menjadi faktor hawkish bagi kebijakan ECB.

Indeks Harga Produsen (PPI) Jerman bulan Agustus naik +1,1% secara bulanan (m/m) dan +4,6% secara tahunan (y/y), melampaui ekspektasi sebesar +0,6% m/m dan +3,9% y/y; kenaikan +4,6% y/y tersebut merupakan yang terbesar dalam 3,25 tahun terakhir.

Selain itu, komentar Presiden ECB Lagarde turut menopang Euro, yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Zona Euro sedikit lebih menjanjikan daripada perkiraan sebelumnya.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 62% bagi ECB untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 29 Oktober.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik jika pelemahan dolar AS berlanjut. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1500-1.1515. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1463-1.1441.