(Vibiznews – Commodity) Harga Emas Antam turun pada hari ini Selasa, 22 September 2026, mengikuti pelemahan harga emas dunia.
Harga beli emas antam hari ini Selasa, 22 September 2026, turun Rp1.000, menjadi Rp2.627.000/gram.
Harga buyback (jual kembali) emas antam hari ini Selasa, 22 September 2026, turun Rp1.000 menjadi Rp2.462.000/gram.
Harga emas ditutup lebih rendah pada hari Senin akibat penguatan dolar AS.
Harga emas spot ditutup turun 0,78% pada $4.343,80 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun 0,93% pada $4.383,9 per ons.
Harga emas juga tertekan lonjakan tajam di pasar saham pada hari Senin, yang mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe-haven.
Selain itu, komentar bernada hawkish dari pejabat The Fed pada hari Senin menekan harga logam mulia; Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, dan Presiden The Fed St. Louis, Alberto Musalem, menyatakan bahwa The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk meredam inflasi.
Namun harga emas mendapatkan dukungan pada hari Senin berkat penurunan imbal hasil obligasi global. Selain itu, harga minyak mentah anjlok ke level terendah dalam 1,5 minggu pada hari Senin, sehingga meredakan ekspektasi inflasi; hal ini dapat mendorong bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter mereka, yang merupakan faktor pendukung kenaikan harga logam mulia.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun jika dolar AS dan pasar saham berlanjut menguat. Namun perlu dicermati rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang membuat kehati-hatian pasar, yang meningkatkan permintaan safe haven emas.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.377-$4.410. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.317-$4.290.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.417-$4.451. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.355-$4.327.








