IHSG Selasa Pagi Melemah 0,6% ke Level 6.348; Bursa Asia Dibuka Rally, Nasdaq Cetak Rekor

101
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (22/9), terpantau melemah 36,804 poin (0,58%) ke level 6.347,922 setelah dibuka naik ke level 6.392.335.

IHSG bergerak terkoreksi di hari kedua ketiga ke level 5,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka bias menguat dipimpin sektor teknologi dan kesehatan di tengah sentimen positif menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Xi Jinping, serta mengikuti Wall Street yang semalam rally dengan Nasdaq membukukan rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,12% atau 22 poin ke level Rp 17.808, dengan dollar AS di pasar uang Asia tertahan setelah menguat di sesi global sebelumnya, terkoreksi tipis dari 7,5 minggu tertingginya di antara kecenderungan hawkish bank sentral global.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.830, serta terpantau berbalik bangkit dari posisi sekitar 5 minggu terendahnya kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 7,609 poin (0,12%) ke level 6.392.335. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,012 poin (0,16%) ke level 634,068. Pagi ini melemah 36,804 poin (0,58%) ke level 6.347,922. Sementara LQ45 terlihat turun 0,951 poin (0,15%) poin ke level 634,129.

Tercatat saat ini 184 saham naik, 422 saham turun dan 177 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup rally kuat dipimpin sektor teknologi, di mana Nasdaq mencetak rekor tertingginya di tengah harga minyak dunia yang kembali turun dan investor berbalik kepada aset berisiko. Dow Jones berakhir naik 0,71%, S&P 500 menguat 1,50%, serta Nasdaq menanjak 2,26%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,38%, dan Hang Seng yang menanjak 0,66%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi ke level 5,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat dipimpin sektor teknologi dan kesehatan, serta mengikuti Wall Street yang rally dan Nasdaq membukukan rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan di rentang konsolidasi pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group