IHSG Selasa Ditutup Melemah ke Level 6.122; Searah Bursa Asia, Harga Minyak Melambung Lagi

66
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (29/9), terpantau melemah 26,159 poin (0,43%) ke level 6.121,700 setelah dibuka turun ke level 6.118.806.

IHSG bergerak mengurangi loss ke area 8,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah tingginya yields surat berharga AS dan tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam tekanan jual.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini berbalik menguat terbatas 0,03% atau 5 poin ke level Rp 17.965, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya, bertengger di 8,5 minggu tertingginya oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas dan hawkish the Fed.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.970, serta terpantau berupaya rebound perlahan dari tekanan di 2 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau melemah 29,053 poin (0,47%) ke level 6.118.806. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,346 poin (0,87%) ke level 607,772. Siang ini melemah 12,861 poin (0,21%) ke level 6.134,998. Sementara LQ45 terlihat turun 0,193 poin (0,03%) poin ke level 612,925.

IHSG kemudian bergerak agak melandai dan ditutup melemah 26,159 poin (0,43%) ke level 6.121,700. Sementara LQ45 terlihat turun 0,56% atau 3,419 poin ke level 609,699. Tercatat saat ini 303 saham naik, 373 saham turun dan 118 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang merosot 0,60%, dan Hang Seng yang turun 0,48%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tertekan di hari keempat ke 8,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah tingginya yields obligasi AS dan tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir loss kembali.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan sekitar konsolidasi pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.380 dan 6.521. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,013 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group