Kospi 30 September Anjlok ke Terendah 2 Pekan, Alami Penurunan Kuartalan Paling Besar Sejak Tahun 2020

68
kospi
(Vibiznews – Index) – Indeks acuan saham Korea Selatan ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Rabu (30/9/2026), anjlok ke posisi terendah dalam 2 pekan.
Kospi mengakhiri kuartal ketiga tahun ini yang penuh gejolak yang ditandai dengan arus keluar modal asing dalam jumlah besar, imbal hasil obligasi global yang tinggi, serta kekhawatiran valuasi terkait saham kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. 

Sepanjang Q3-2026 anjlok 19% lebih, yang  merupakan penurunan kuartalan paling tajam sejak kuartal pertama tahun 2020 sekaligus memutus tren kenaikan selama enam kuartal berturut-turut.

Faktor-faktor Utama di balik anjloknya Kospi pada kuartal ketiga tahun ini  dari survei analis Vibiz Research seperti:

  • Kekhawatiran Valuasi AI & Aksi Jual Saham Teknologi: Penurunan ini terutama dipicu oleh aksi jual luas pada bulan Juli yang menyasar perusahaan pembuat cip global. Keraguan mengenai tingginya valuasi terkait AI sangat membebani perusahaan raksasa teknologi lokal, yang memiliki bobot signifikan dalam indeks acuan tersebut.
  • Tingginya Imbal Hasil Obligasi Global & Inflasi: Imbal hasil obligasi acuan global melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun di tengah risiko inflasi yang terus berlanjut. Ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan dan penundaan pelonggaran kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama semakin meredam minat terhadap aset berisiko.
  • Volatilitas Harga Minyak & Ketegangan Geopolitik: Gesekan geopolitik yang terus berlangsung di Timur Tengah menjaga harga minyak mentah tetap tinggi sepanjang sebagian besar kuartal, sehingga menambah tekanan pada ekonomi Korea Selatan yang bergantung pada impor energi.
  • Arus Keluar Modal Asing: Investor institusi asing terus mencatatkan posisi jual bersih (net sell) pada saham Korea Selatan sepanjang kuartal tersebut, yang berkontribusi pada tekanan penurunan berkelanjutan terhadap Kospi.

Indeks harian Kospi turun 0,48% (turun 33,11 poin) dan berakhir di level 6.838, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup turun 0,42% ke posisi 1091,50.

Saham-saham yang melemahkan Kospi hari ini seperti Samsung Electronics (-0,92%), Hyundai Motor (-1,29%), KB Financial Group (-2,42%), Shinhan Financial Group (-3,62%), dan Kia Corp (-2,67%).