Terjadi tarik menarik sentimen penerbitan suku bunga global, rilis data inflasi domestik, serta eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pasar saham regional tertekan oleh aksi jual yang meluas di pasar obligasi global. Meskipun demikian, kekhawatiran atas prospek fiskal dan dinamika politik di Prancis justru mendorong transfer dana ke aset aman (safe-haven), yang memicu kenaikan permintaan terhadap obligasi pemerintah Jepang (Japanese Government Bonds/JGB).
Dari sisi geopolitik, kehati-hatian investor meningkat setelah pemerintah Amerika Serikat mengonfirmasi pertimbangan untuk mengerahkan kelompok tempur kapal induk tambahan serta 10.000 personel militer ke kawasan Teluk Persia guna mengantisipasi eskalasi konflik dengan Iran.
Dari laporan ekonomi, data inflasi Tokyo lampaui target dari BOJ yang memperkuat ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan BOJ dalam waktu dekat.
Namun untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 turun 0,52% pada posisi 68650.
Saham kapital besar yang bebani Nikkei seperti saham SoftBank Group anjlok hampir 6% meskipun perusahaan mengumumkan telah merampungkan tahap ketiga sekaligus tahap akhir investasi lanjutan senilai US








