(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak naik tajam hari Jumat, 9 Oktober 2026, di tengah pelemahan harga minyak mentah.
Harga emas spot bergerak naik 1,30% pada $4.128 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 bergerak naik 1,35% pada $4.213 per ons.
Harga minyak mentah WTI turun hampir 1% hari ini setelah Presiden Trump menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu AS.
Harga minyak mentah yang lebih rendah meredakan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter, yang berdampak positif bagi logam mulia.
Faktor yang menekan harga logam mulia hari ini adalah penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (T-note).
Selain itu, penguatan pasar saham hari ini telah mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe-haven.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik jika harga minyak terus menurun.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.180-$4.231. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.104-$4.079.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.246-$4.279. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.168-$4.123.








