IHSG Rabu Ditutup Menguat 0,9% ke Level 5.328 Terbantu Keputusan BI Pertahankan Suku Bunga

141

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (21/10), terpantau menguat 49,47 poin (0,94%) ke level 5.328,36 setelah dibuka naik ke level 5.314,50.

IHSG melanjutkan rebound untuk hari kedua berturut-turut, setelah melonjak 5,65% ke level 5.278,88 pada perdagangan Selasa (20/10). Sebelumnya, indeks sempat terkoreksi tajam sekitar 14,79% dalam dua hari perdagangan.

Penguatan hari ini ditopang potensi rebound teknikal dan keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan, sementara pasar masih menanti kejelasan sikap MSCI terkait usulan perubahan status Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,17% atau 30 poin ke level Rp 18.022, dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.992. Rupiah kembali bergerak di atas level Rp 18.000 setelah BI memutuskan menahan BI-Rate di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 20-21 Oktober 2026, meski mayoritas analis memperkirakan kenaikan 25 bps ke 6,00%. BI menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 5,00%, sedangkan lending facility tetap di 6,50%. Pelemahan rupiah tertahan oleh mereda­nya tekanan di pasar ekuitas domestik.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 0,67% ke level 5.314,50. Siang ini IHSG berbalik turun 44,53 poin (0,84%) ke level 5.234,35 di akhir sesi pertama.

IHSG kemudian kembali ke zona hijau dan ditutup menguat 49,47 poin (0,94%) ke level 5.328,36, yang sekaligus menjadi level tertinggi hari ini. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 5.185,36 hingga 5.328,36. Tercatat 369 saham naik, 308 saham turun dan 116 saham stagnan, dengan transaksi sekitar Rp 17,88 triliun dari volume 35,02 miliar saham. Sedangkan LQ45 naik 1,02% ke level 535.

Sembilan dari sebelas sektor ditutup di zona hijau, dipimpin sektor kesehatan yang naik 3,35%, disusul sektor properti naik 1,77% dan sektor infrastruktur naik 1,47%. Saham-saham top gainers LQ45 antara lain AKRA, ICBP dan BBTN, sementara BBCA, BREN, TLKM dan BYAN menjadi penopang terbesar kenaikan indeks. Di papan bursa, saham STRK melonjak 34,31%, diikuti SOLA (+33,90%) dan IPTV (+26,32%).

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini berakhir positif, dengan IHSG berhasil berbalik menguat setelah sempat tertekan di sesi pertama, meski rupiah yang kembali melemah menunjukkan tekanan di pasar keuangan belum sepenuhnya mereda.

Berikutnya IHSG berpotensi melanjutkan rebound untuk menguji area resistance di kisaran 5.400 hingga 5.490, seraya menanti kejelasan keputusan MSCI dan perkembangan arus dana asing.