Rupiah Jumat Ditutup Turun ke Level Rp18.080/USD; Secara Mingguan Melemah 0,3%

116
Rupiah melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat sore ini (23/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ditutup melemah, memperpanjang tekanan sesi sebelumnya. Rupiah tertekan sentimen risk-off global, kenaikan harga minyak, dan eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,11% atau 20 poin ke level Rp18.080 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.060. Dalam sepekan, rupiah tercatat melemah 0,29%.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah di Rp18.071, kemudian bergerak terkoreksi ke kisaran Rp18.074 di pagi hari, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp18.080. Rupiah melemah sepanjang hari tanpa sempat berbalik menguat.

Melemahnya rupiah terjadi di tengah sentimen global yang dibayangi risiko. Pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen risk-off global terkait kekhawatiran perkembangan AI, eskalasi geopolitik Timur Tengah, dan memburuknya kondisi fiskal Prancis. Dari sisi energi, pasar mencemaskan gangguan lebih lanjut pada pasokan energi menyusul serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi. Di dalam negeri, harga minyak yang tinggi di kisaran US$100 per barel dan lonjakan harga pangan menimbulkan tekanan ganda yang menekan ketahanan fiskal dan stabilitas ekonomi nasional. Secara kumulatif, rupiah telah melemah 7,70% sejak akhir 2025.

Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama terpantau menguat 58,84 poin (1,09%) ke level 5.446,74. IHSG bergerak berlawanan dengan mayoritas bursa Asia, ditopang saham-saham komoditas batu bara, dengan sektor energi naik 3,13%, sementara Wall Street ditutup tertekan semalam akibat aksi jual saham teknologi dan kenaikan harga minyak dunia. Di sisi lain, investor asing masih mencatatkan net sell Rp1,47 triliun.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan tekanan harga minyak dan arus keluar dana asing masih membayangi. Rupiah terhadap dollar pekan depan terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.000 – Rp18.150.