Rekomendasi Harga Kopi Arabika 3 November 2026

111

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika berakhir melonjak pada hari Senin, 2 November 2026, memulihkan sebagian kerugian tajam pekan lalu, ditopang stok bersertifikat ICE yang masih mendekati level terendah dalam 27 tahun.

Harga kopi arabika berjangka kontrak Desember 2026 ditutup naik 1,71% ke level sekitar $292,10 per pon, dari penutupan Jumat di $287,20. Kenaikan ini terjadi setelah harga turun sekitar 6,6% pekan lalu, penurunan mingguan keempat berturut-turut menurut sejumlah laporan, dan sempat menyentuh level terendah satu bulan pada Kamis, 29 Oktober.

Pelaku pasar kembali fokus pada ketersediaan kopi yang dapat diserahkan saat ini, bukan pada panen tahun depan. Stok arabika bersertifikat ICE tercatat 225.068 karung, naik 3.033 karung dalam dua hari pada 29–30 Oktober, namun masih dekat dengan level terendah 27 tahun yang tercatat pada pertengahan September di 217.646 karung. Menjelang *first notice* kontrak Desember pada 19 November, setiap pengurangan stok bersertifikat berpotensi berdampak besar pada harga.

Di sisi lain, prospek pasokan Brasil terus membaik. Somar Meteorologia melaporkan curah hujan di Minas Gerais, sentra arabika utama Brasil, mencapai 48,6 mm atau 148% dari rata-rata historis pada pekan yang berakhir 18 Oktober, sehingga mendukung pembungaan untuk panen musim 2026/27. USDA memperkirakan produksi kopi dunia 2026/27 naik 6% ke rekor 189,7 juta karung, sedangkan Conab memperkirakan produksi kopi Brasil 2026 mencapai rekor 67,6 juta karung dan International Coffee Organization (ICO) memproyeksikan surplus global 3 juta karung pada musim 2025/26. Panen kopi di Vietnam yang memasuki puncak juga menekan harga robusta, yang ditutup turun 0,3% menjadi $3.219 per ton pada pekan lalu.

Pasokan Kolombia, produsen arabika terbesar kedua dunia, tetap ketat setelah produksi 2025/26 turun 15% secara tahunan menjadi 12,65 juta karung. Ancaman El Niño terhadap pembungaan tanaman kopi Brasil juga masih menjadi faktor risiko.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan hari ini, harga kopi arabika berpeluang melanjutkan pemulihan terbatas seiring tipisnya stok ICE menjelang first notice. Namun, prospek panen Brasil yang besar dan stok yang mulai naik membuat potensi koreksi tetap terbuka, sehingga volatilitas harga diperkirakan tinggi. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak menguji area Resistance di kisaran 296,43 hingga 300,77. Namun apabila muncul aksi ambil untung atau stok ICE terus bertambah, harga berpeluang terkoreksi menuju area Support di 288,38 hingga 284,67.