Nikkei 5 November Catat Pelemahan 4 Sesi Berturut, Lonjakan Saham Toyota Angkat Topix

108

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang berakhir mixed pada perdagangan  hari Kamis (5/11/2026) dengan hanya indeks Topix yang rebound dari pelemahan 3 hari berturut.

Indeks harian Nikkei ditutup turun ke posisi terendah dalam 5 bulan lebih dengan mencatatkan penurunan selama empat sesi berturut-turut seiring akibat tekanan lanjutan saham sektor teknologi.

Saham teknologi berada di bawah tekanan di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait pengembangan kecerdasan buatan (AI). Para investor menjadi semakin berhati-hati terhadap kemungkinan diberlakukannya regulasi yang lebih ketat terkait investasi pusat data (data center), menyusul kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu (midterm elections) di Amerika Serikat.

Indeks harian Nikkei turun 1,79% dan ditutup pada level 61.078, namun untuk indeks Topix rebound dengan naik  1,16% ke posisi 3940,39.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 turun 2,45% pada posisi 60920.

Beberapa saham yang mengalami penurunan terbesar antara lain Kioxia Holdings (-13,1%), Advantest (-14,7%), dan Ibiden Co (-16,3%).

Di sisi lain, investor mengalihkan portofolio mereka ke sektor lain, terutama saham sektor konsumer dan keuangan, yang mendorong kenaikan pada saham Fast Retailing (4,7%), Nintendo (6,3%), dan Mitsubishi UFJ (2,7%).

Terkait kabar korporasi, saham Toyota Motor melonjak 16,7% setelah produsen otomotif tersebut menaikkan proyeksi laba tahunannya, didukung oleh laba operasional kuartalan yang lebih kuat berkat pelemahan mata uang yen serta langkah-langkah efisiensi biaya yang terus dilakukan.