(Vibiznews – Index) – Bursa saham Korea Selatan kembali alami kerugian harian yang cukup besar pada perdagangan hari Kamis (5/11/2026) setelah terakhir alami kerugian yang lebih besar pada tanggal 15 Oktober 2026.
Indeks harian Kospi ditutup terjun ke kisaran terendah dalam 6 bulan lebih karena kekhawatiran atas peraturan kecerdasan buatan (AI) yang lebih ketat menyusul kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS membebani sentimen investor.
Penurunan ini terjadi meskipun Wall Street mengalami kenaikan semalam, karena diberitakan Philadelphia Semiconductor Index (SOX) turun 3,1% ke level terendah dalam enam bulan.
Sentimen di tengah di Wall Street dibayangi akan kekhawatiran bahwa Kongres yang dipimpin Partai Demokrat dapat memberlakukan peraturan yang lebih ketat pada pusat data AI, yang berpotensi menaikkan biaya perluasan jaringan listrik dan menyebabkan penundaan perizinan.
Indeks harian Kospi anjlok 5,28% dan ditutup pada level 5.383, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup anjlok 5,91% ke posisi 837,25.
Secara sektoral, saham semikonduktor memimpin kerugian Kospi dengan Samsung Electronics (-7.57%) dan SK hynix (-9.46%) termasuk di antara saham-saham yang mengalami penurunan terbesar.
Demikian saham LG Energy Solution (-2.54%), Hanwha Aerospace (-7.48%), dan Doosan Enerbility (-6.45%) juga diperdagangkan lebih rendah.








