(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir naik pada hari Kamis, 5 November 2026, ke level tertinggi dua pekan, menjelang rilis data tenaga kerja AS.
Harga emas spot ditutup naik 0,72% pada $4.089,21 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik sekitar 0,99% pada $4.113,5 per ons.
Harga logam mulia sempat melonjak hingga $4.137, tertinggi sejak 22 Oktober, didukung dolar AS yang melemah ke dekat level terendah satu bulan serta imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun yang turun ke sekitar 4,84%. Namun kenaikan emas menyempit pada sesi AS setelah Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, menyatakan diperlukan suku bunga yang ketat untuk meredam inflasi. Klaim pengangguran mingguan AS turun ke 189.000, lebih rendah dari perkiraan 197.000, yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember.
Bank of England menaikkan suku bunga pada hari Kamis. Harga minyak mentah WTI rebound ke sekitar $91 per barel setelah anjlok pada hari sebelumnya. Aksi jual saham teknologi akibat kekhawatiran belanja kecerdasan buatan (AI) menekan pasar saham AS dan memberikan dukungan terbatas bagi emas.
Malam nanti pukul 20.30 WIB akan dirilis data tenaga kerja (payrolls) AS bulan Oktober, dengan perkiraan penambahan 65.000 pekerjaan, tingkat pengangguran 4,2%, dan kenaikan upah per jam 0,3% secara bulanan. Indeks sentimen konsumen dan ekspektasi inflasi University of Michigan juga akan dirilis.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun dengan penguatan harga minyak, juga jika data payrolls lebih kuat dari perkiraan sehingga memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember dan mendorong dolar AS serta imbal hasil obligasi AS naik. Juga jika data inflasi ekspektasi konsumen meningkat, akan menekan harga emas. Sebaliknya, jika payrolls lebih lemah dari perkiraan, dolar AS terkoreksi, dan harga minyak turun, harga emas berpeluang menguji kembali area $4.137 hingga $4.160. Secara teknikal harga emas masih berada di bawah rata-rata pergerakan jangka menengah.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.050-$4.010. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.138-$4.186.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.069-$4.023. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.158-$4.201.








