Pelemahan Pound Sesi Eropa Berlanjut Ditekan Data Konstruksi Inggris

1203

Pergerakan kurs poundsterling  yang terkoreksi  sejak perdagangan sesi Asia hari Selasa  (21/02) setelah perdagangan sebelumnya berhasil menguat tajam, terus berlanjut di perdagangan sesi Eropa yang mendapat  sentimen negatif dari data kinerja konstruksi  Inggris meskipun  dollar AS terlihat melemah.

Markit Economics umumkan indikator yang menilai kinerja konstruksi negara kawasan Inggris  atau PMI Konstruksi  Inggris bulan Januari naik ke posisi 55,0 poin sedang pada bulan Desember 2015 ada di posisi 57,8 poin. Skor indikator ini juga dibawah ekspektasi penurunan indikator ke posisi 57,6. 

Dari sisi pergerakan  dollar AS terhadap rival-rivalnya,   indeks dollar menunjukkan pergerakan  negatif dengan trend konsolidasi oleh anjloknya harga minyak mentah dan imbas sentimen sikap the Fed yang sulit melanjutkan ekspansif suku bunganya tahun ini.

Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (10:05:35 GMT) bergerak kuat  terhadap dollar AS, setelah dibuka  pada 1.4434  di awal perdagangan (00.00 GMT), pair GBPUSD turun 49 pips atau 0,4% dan nilai bergulir berada pada 1,4390.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan besok, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD dapat turun  lagi ke kisaran support 1,4292 – 1,4152. Namun jika terjadi koreksi akan naik  ke kisaran 1.4509.

 

 

 

 Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here