Rupiah Kamis Siang Masih Kuat Kalahkan Dollar

600

Perdagangan pasar valas Rupiah terhadap dollar AS akhiri sesi Asia Kamis (11/02) masih bertahan di zona hijau. Sentimen yang memperkuat rupiah di awal perdagangan masih terus berlanjut. Tingginya optimisme terhadap salah negara emerging market ini membuat pasar mencoba mendulang untung terhadap rupiah.

Minat asing tidak saja terjadi pada pasar valas namun juga terhadap bursa saham dimana asing melanjutkan aksi belinya setelah perdagangan kemarin profit taking. Lebih besarnya aksi beli asing tersebut membuat  posisi net buy mencapai Rp434miliar lebih.  Sehingga membuat IHSG berhasil bangkit kembali dengan kenaikan 1,1% ke posisi 4783.

Namun dari perdagangan saham, penguatan  rupiah dari sejak awal perdagangan tidak dapat menahan aksi jual asing sehingga mencetak net sell sebesar Rp163 miliar. Namun nilai IHSG menutup sesi pertama masih koreksi dan  anjlok cukup signifikan 0,8% ke posisi 4732. 

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot siang ini bergerak naik  dengan posisi kenaikan cukup signfikan 0,21% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13426/US$ setelah  dibuka kuat   pada level Rp13390/US$. Penguatan kurs hingga  siang ini seiring   dengan pelemahan  yang dilakukan BI terhadap   kurs jisdor dan juga kurs transaksi antar bank.

Kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia   hari ini diperkuat ke 13369  dari hari sebelumnya 13538  pada hari Rabu (10/02), sedangkan kurs transaksi antar bank melemah  ke posisi 13,436.00  dari posisi 13,606.00 perdagangan sebelumnya.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi menguat  hingga akhir perdagangan sore oleh optimisme pasar investasi di tanah air sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13467  resistance  13343  per dollar. 

 

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here